Bahagiakah Anda?
Maret 1, 2008
Yosh Tantara
Kebahagiaan dalam hidup ini adalah harapan bagi semua manusia. Sering kita jumpai pada setiap orang, bahwa mereka menginginkan kebahagiaan. Dengan berbagai cara dan upaya manusia menginginkan kebahagiaan. Yang menjadi pertanyaan saat ini, bagaimana manusia mencapai kebahagiaan?
Pertama-tama mari kita cari “apa sebenarnya kebahagiaan itu?”. Dalam permenungan saya, saya melihat bahwa kebanyakan orang mempunyai pandangan masing-masing tentang kebahagiaan. Berikut ini contoh beberapa pandangan tentang kebahagiaan yang saya ketahui, sbb:
- ada yang berpandangan bahagia adalah saat berada dekat dengan orang yang disayangi.
- ada yang berpandangan bahagia adalah saat seseorang meraih kesuksesan di dalam hidup.
- kemudian bahagia adalah saat seseorang telah memiliki sesuatu (rumah sendiri, pekerjaan, mobil, barang berharga,dll).
- bahagia adalah saat beribadah kepada Tuhan (merasa dekat dengan Tuhan)
- dan masih banyak yang lain
Kedua, dapat dilihat “bagaimana cara orang mendapatkan kebahagiaan?”. Sejauh yang dapat saya simpulkan, cara setiap orang dalam berusaha mencari kebahagian dapat berbeda satu sama lain tergantung pandangan mereka tentang kebahagiaan. Berikut ini beberapa cara orang dalam mencapai kebahagiaannya, a.l.:
- orang yang menganggap harta adalah kebahagiaan, mereka berusaha keras untuk memperoleh harta sampai dia merasa bahagia
- orang yang menganggap dekat dengan Tuhan adalah kebahagiaan, mereka berusaha rajin beribadah
- dan masih banyak lainnya.
Sekarang, pandangan tentang kebahagiaan menurut saya pribadi sejauh pengalaman dan permenungan saya.
- Kebahagiaan adalah saat ini!! Kebahagiaan bukan nanti atau suatu saat nanti kelak yang akan kita capai. Disaat kita menyadari bahwa kita hidup dan bernafas, dapat hidup sebagai manusia yang disayangi Tuhan.
- Kebahagian tidak terpengaruh dengan kata-kata. Sebab kadangkala orang dapat marah, sedih atau senang hanya dengan satu kata, contoh: ada seorang wanita yang oleh orang lain dikatakan “cantik”, maka seketika wanita itu merasa senang.
- Kebahagiaan bukan perasaan. Sebab perasaan manusia dapat berubah-ubah setiap waktu.
Jadi, kita semestinya menyadari bahwa kita bahagia atau tidak, tergantung pikiran kita dan juga yang pasti karena karunia Tuhan Yang Maha Kuasa.
(Tulisan ini hanyalah permenungan pribadi, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Bagi yang ingin memberi saran maupun kritik dipersilakan. Terima kasih)
Hello world!
Maret 1, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!